Thursday, 22 November 2012

HASIL DRAG TEST :
CBR250R, CBR150R, NINJA 250R, PULSAR P220, PULSAR P200 NS, DUKE 200, YAMAHA R15.
 
 
 
Bro, pengen tahu hasil bagaimana kalau 7 mid level entry motor yakni Ninja 250R, CBR 250R, KTM Duke 200, Pulsar 220, Pulsar 200NS, YZF R15, dan CBR 150R di-test secara bersamaan di trek lurus maka siapa yang jadi pemenangnya?
Kebetulan di India telah dilakukan oleh Motorbeam yang di-upload ke youtube dan bisa dicek di : http://www.youtube.com/watch?v=KsRC0Ftqu2U.
Dalam video drag race tersebut ketujuh motor dilepas berbarengan dalam sebuah trek lurus. Pada saat  start drag terlihat CBR 250R melaju lebih dahulu . Ini bukan curi start lho. Menurut analisa bang haji Taufik hal ini karena sifat dari torsi mesin satu silinder CBR 250R yang membuat akselerasi awal seperti ledakan . . . baru setelah itu dikejar Ninja 250R yang unggul jumlah silinder melaju ke depan.
Di video yang bisa bro semua bisa lihat ini ternyata 3 Motor DOHC menduduki tempat terdepan yakni Ninja 250R, CBR 250R dan Duke 200  (jelas unggul di kubikasi mesinnya) baru kemudian motor dengan mesin satu silider. 
Yang menyedihkan buat para CBR lovers adalah CBR 150R yang juga DOHC finish terakhir bahkan dibandingkan YZF R15 yang masih SOHC , oh my GOD. Ada apa dengan CBR150R ?

Sebenarnya tes drag ini tidak bisa dijadikan bukti yang sahih kalau YZF R15 lebih unggul dari CBR150. Banyak faktor yang berkontribusi misalnya : berat badan joki-nya (harus seringan mungkin jangan seperti karung beras) serta skill dari joki tersebut. Walau motornya kenceng dan unggul jumlah silinder tapi kalau skill-nya kurang apalagi bobot joki-nya seperti karung beras maka akan dilibas oleh motor satu silinder yang berkubikasi kecil tapi skill joki-nya yang mumpuni serta bobot seringan kapas (bisa menggunakan ilmu meringankan tubuh, ciiiaaatt...!!!).
Jangan berkecil hati buat CBR lover semoga bisa menjadi pelajaran buat kita semua untuk tetap semangat untuk meningkatkan skill kita.

Gas teruuusss....!

Monday, 12 November 2012

BACK TO WORK

Setelah 4 minggu kumpul dengan keluarga tibalah waktu buat kembali bekerja mencari sesuap nasi di negeri orang. Saat ini drill ship Energy Searcher masih maintanance di ST Marine Shipyard, Singapore.


Artinya : 


 No Touring / Fun Race

No Lunch at somewhere



See you next month in program : Lunch at Lhoksemauwe !!



Friday, 9 November 2012






Makan Siang di Danau Toba
09 Nov 2012

Ide ini berawal dari kebiasaan di Denpasar bersama CBRClub Bali yang sering touring pendek untuk makan siang di Banyuwangi.

Rencana ini sudah ada 2 minggu sebelumnya dari omong-omong antara si DK, Black Mamba dan Black Viper serta #99 yang rindu akan kegiatan touring. Tanpa banyak pertimbangan ide ini harus segera direalisasikan dan akan menjadi agenda tetap dengan lokasi yang berbeda mengingat banyak sekali lokasi di Sumatera Utara ini yang memiliki tempat yang indah-indah.

Pada awalnya launching banyak yang tertarik tapi pada hari-h hanya pencetus aja yang siap : si DK, Black Mamba dan Black Viper. Yang karena beberapa alasan sehingga tidak bisa ikut, hehehehehehehe....gas terooosss...


Rute-nya adalah : Medan-Tebing Tinggi-Pematang Siantar pp. Start on time gak pake acara molor : 07.00 teng. KM si DK menunjukan angka  di odometer : 7052, berapa km ya yang harus ditempuh hari ini?

Perjalanan dari start sampai Tebing Tinggi ditemani awan mendung dan di beberapa titik terkena hujan gerimis. Perjalanan lancar sampai istirahat di Indomaret menjelang Tebing Tinggi sekalian report perjalananan di whatsapp group CCM.

30 menit cukup istirahatnya kemudian gas terus ke Prapat. Pematang Siantar ada operasi polisi tapi jalan terus aja tuh. Sampai di Prapat sekitar jam 10.30, foto-foto sebentar n langsung ke tujuan utama, makan siang.
 Sebelum masuk Prapat bergaya dulu dunk

 Si Zul - Raja Jalanan


 Opi Basofi - Diam-diam tapi ....

Touring di Sumatera ini di rute mana aja pasti sama makannya : Nasi Padang. Karena gak pakai pilih akhirnya dapat nasi padang GAK ENAK POOL dan MAHAL. Gondok rasanya tapi mau bagaimana lagi. Kalo enak sih gak apa-apa, ini mah....

Sambil makan akhirnya diputuskan rute pulang berubah dari Prapat - Kabanjahe-Brastagi-Medan, biar lebih menantang.
Jam 12.00 perjalanan dilanjutkan memutari danau Toba menuju Kabanjahe. Jalan yang berkelok naik turun sangat menantang dan menarik. Pemandangannya.... WOW...
Di deberapa ruas jalan memamng kondisi jalan kurang bagus tapi secara umum bagus
 
Dua Kelinci ? Bukan...duet maut !!

30an km menjelang Kabanjahe, hujan turun dengan derasnya tapi tidak membuat kami berhenti, hajar terus. Basah ? Tentu saja. Dingin...tanya sam Zul. Saking dinginnya membuat kami berhenti di Indomaret Mardindin. Lumayan buat ngusir dingin dengan roti dan chiki.

Setelah itu lanjut ke Kabajahe dan Brastagi, istirahat di Penatapan. Wajik, teh panas, capucino dan popmie adalah teman kami sore itu. "HIDUP ITU INDAH, KAWAN..."

Pulang dari Brastagi semua berjalan dengan lancar sampai kami tiba di rumah masing-masing. Walau sempat diajak adu speed sama RX King dan dijabanin sama si Zul. Hati-hati man...

Ternyata ini adalah pengalaman pertama buat Black Brothers touring lebih dari 300km sehari. Wow...!!!

Makan siang berikutnya dimana ya ? Bulan depan makan siang di Lhoksemauwe, ikutb??

Monday, 5 November 2012

CBR Club Medan Anniversary Night


Semalam bertempat di O'bay Cafe dilakukan acara perayaan ulang tahun ke-2 CBR Club Medan sekalian dengan serah terima jabatan pengurus lama periode 2011-2012 ke pengurus baru periode 2012-2013.


Acara direncanakan akan dimulai jam 20.00 LT tapi karena suatu dan lain hal (alasan klasik nih...:-) baru dimulai pukul 21.10. Mudah-mudahan pengurus baru bisa bikin acara lebih on time, hehehehehehe.....

Acara singkat tapi bermakna lebih karena dimulai dengan kilas balik berdirinya CBR Club Medan sampai seperti sekarang.  Kemudian dilanjutkan dengan serah terima pengurus yang dimulai dengan perkenalan ulang siapa saja yang menjadi pengurus lama (karena banyak juga member baru termasuk #33) dan apa harapannya. Hal yang sama dilakukan juga dengan pengurus yang baru.Walau terlihat formal tapi sebenarnya banyak candanya juga, bahkan ada pengurus yang grogi da keringatan saat berpidato.

Baru kemudian ketua lama dan ketua baru CBR Club Medan bersalaman dan secara resmi kepengurusan beralih.
Acara yang paling ditunggu adalah foto bareng dan potong kue ulang tahun. Habis foto bersama dilanjutkan dengan pemotongan kue oleh ketua lama ke ketua baru dan suap-suapan di antara mereka, kok kayak pengantin ya. 





Selamat ya buat kepengurusan CBR Club Medan yang baru, semoga CBR Club Medan semakin lebih baik dengan banyak aksi sosial, safety riding campaign, brotherhood dan yang utama : TOURING !!! Juga ontime lahhh di setiap kegiatan.


Sunday, 4 November 2012

Happy Anniversary CBR Club Medan 
5 November 2012


Selamat ulang tahun CBR Club Medan, 5 November 2012. Semoga semakin nyata kontribusi di tengah masyrakat dengan makin banyak aksi sosial dan safety riding campaign. Dan yang paling utama : TOURING !!!
FUN RACE CBR CLUB MEDAN

Hari minggu kemarin 4 Nov 2012 CBR Club Medan mengadakan acara Fun Race di Sirkuit IMI Sumut. Pesertanya member CBRClub Medan. Namanya juga fun race jadi gak ada yang namanya juri, timer dsb. Walaupun tanpa komponen juri tapi kehadiran penonton sore yang mendung itu mencapai 3000an orang.

Acara ini merupakan acara perpisahan dengan Dewan Pengurus CBR Club Medan periode 2011-2012 yang akan berakhir secara resmi tanggal 5 November 2012 bertepatan dengan 2nd Anniversary CBR Club Medan.


Walaupun ada inciden kecil dimana salah satu peserta race yang jatuh tapi tidak mengurangi  meriahnya acara ini (karena waktu jatuh pas di lap terakhir, hihihihihih....). Makanya pakai protector donk, jatuh itu sakit bro.


Kesibukan di garis start, yang penting gaya.








Racing in action : Tulang tua pakai Black Baracuda





















Kapan lagi fun race-nya....?? Mudah-mudahan si KT sudah bisa turun... Keep safe, bro semua !!!

Thursday, 1 November 2012

 TOURING MEDAN - SABANG 2012

Day 1 - 30 October 12 :
Perjalanan kali ini setelah Putri berangkat ke sekolah dulu. Cuaca mendung dan gerimis tapi tidak merubah tekad buat berangkat.
 
Yang pertama kali dilakukan setelah berangkat adalah mengisi penuh tanki si KT di Petronas yang tinggal seperampat penuh. KM di speedometer menunjukan angka 28668,7.
Yang mengherankan adalah ternyata petugas pom tahu kalau si KT minum pertamax Pertamina. Apa rahasianya? Ternyata kalau pertamax berwarna hijau, kalau Petronas super 92 berwarna merah.
Setelah nigisi full tank, tujuan berikut adalah Binjai. Sempat ketar-ketir juga karena informasi yg diterima kalau the police di sini tdk mengenal kompromi dengan knalpot racing. Ketahuan dikejar dan dikandangkan smp membawa knalpot original. Bahkan ada yg langsung knalpotnya dihancurkan di tempat, sereeeemmm. Jadi pas masuk Binjai, si KT dipacu dengan kecepatan sedang tp rpm tinggi. Terlihat beberapa pengendara motor yang menoleh memperhatikan jalannya si KT, dipikir berani juga nih orang pake knalpot racing maduk kota Binjai. Dan memang srpanjang jalan di Binjai tidak ketemu satu motorpun yang pakai knalpot racing c semuanya pakai knalpot sopan, hihihihihihi.....Akhirnya si KT keluar Binjai dengan aman.
Krn aspal dan kondisi jalan yang mulus membuat hati pingin memacu si KT top speed tapi apa daya si KT masih dalam kondisi inreyen setelah ganti piston 2 kali. Jadi jalannya si KT cuma untuk-untuk doang!! Jalur yang ditempuh berikutnya adalah Stabat-Pangkalan Brandan-Langsa-Kuala Simpang-Lhok Sukon-Lhoksemauwe.

Istirahat pertama di Pangkalan Brandan buat minum dan makan roti sekedar ganjal perut karena cacing yg mulai protes. Si KT baru diisi pertamax berikutnya di Kuala Simpang karena fuel tinggal satu bar di speedometer.
Karena kondisi hujan yang gak berhenti sepanjang jalan membuat kesempatan foto di perbatasan Sumut-Aceh berlalu begitu saja. Padahal gate selamat datang lumayan bagus juga, sayang dilewatkan begitu saja.
Boleh dikata kondisi jalan Medan-Lhoksemauwe adalah excellent. Jalan mulus dan lebar, lalu lintas yang sepi bikin ngantuk-tuk, mana si KT hanya bisa dihajar smp 110 km/jam di rpm 9000.
Cuaca mulai bersahabat sejak Lhok Sukon, panas walau tidak terik. Perjalanan hari ini tidak terlalu nyaman krn kondisi tubuh yg tidak fit untuk touring tapi harus dijalani.
Masuk Lhok jam 14.00 lagsung ke Indomaret buat beli minum sekalian istirahat n nanya hotel yg bisa disinggahi.
Setelah dapat info lokasi hotel Diana, lgs check in buat istirahat.
Yang pertama dilakukan di kamar adalah tidur tanpa makan siang krn kondisi sudah drop sama sekali. Tidurnya lumayan lama dari jam 14.30 sampai jam 18.00 dan bangun dengan kondisi yang lebih baik serta perut keroncongan. Jadi segera buru-buru mandi dan meluncur ke apotik buat beli obat karena perut bermasalah dari hari sebelumnya tanpa ada perubahan, sekalian juga ngisi pertamax si KT baru meluncur KFC buat makan malam.
Yang unik di Lhoksemauwe sini adalah semua warung makan tutup selama magrib, baru buka setelahnya. Makanya td KFC dicari gak ketemu padahal tadi siang sudah liat dan ditandai..:-)
Besok perjalanan memang tidak jauh sekitar 280 km jadi harus tidur cepat nih.

Note : touring hampir batal karena dapat info dari rumah Putri sakit dan otw ke rumah sakit. Jika harus opname maka besok pagi-pagi langsung balik kanan pulang ke Medan .


 Day 2 - 31 October 2012 :
Bangun pagi banget krn perut tidak berkompromi sama sekali, padahal sudah minum bermacam obat.
Habis laporan di toilet langsung telp ke rumah nanya kondisi Putri. Ternyata kondisinya tdk berubah n kemungkinan harus rawat inap sehing
ga keputusan adalah segera pulang. "Sabang, I'll visit you next time."
Setelah siap-siap n tanpa sarapan, jam 08.00 on teng, si KT di stater n langsung ride back ke Medan.
Langit mendung tanpa hujan dsn si KT dipacu tetap fijaga di rpm 9000 ug artinya hanya bermain di 120 km/jam.
Masuk Lhok Sukon yang artinya kurang lebih 20 km dari Lhoksemauwe hujan mulai turun. Pertama sih rintik-rintik tapi lama kelamaan kok makin deras. Harus minggir nih buat pakai rain coat. Keputusan yg tepat krn habis itu hujan deras banget. Teringat waktu ke Bromo dengan CBRClub Bali dimana dihajar hujan mulai dari Jember smp Lumajang.
Krn masih pagi sehingga jalanan yg sepi ( atau kendaraan di Aceh yg sedikit) sehingga bisa dipacu full speed walau hujan deras. Aspal mulus plus tikungan patah yg cocok buat cornering, jalan yg lurus....pokoknya "sesuatu banget".
Saking asiknya gas pool pas keluar dari kota Langsa rem belakang bermasalah, kendor baut penahannya. Terpaksa deh brenti pinggir jalan buat oprek sehingga kehilangan waktu 15 menit sendiri, habis itu tancep lagi.

 
Pas mau melewati perbatasan Aceh-Sumut hujan tinggal rintik-rintik, sempat2in deh foto di sana. Lumayan daripada nggak ada dokumentasi sama sekali.

 
Perjalanan ke Medan dari perbatasn agak tersendat karena lalu lintas mulai padat n kondisi aspal yg butuh diaspal ulang. Sempat istirahat di Tanjung Pura buat lepas rain coat sekalian beli roti n air mineral buat nipu naga di perut. Habis itu lgs hajar lagi deh...
Masih tetap kuatir ttg Binjai..karena pasti dilewatin lagi. Mudah2an "damai itu indah" berlaku disini daripada knalpot si KT dihancurin sama the police. Itu sama saja dengan menghancurkan hatiku... Ternyata lewat Binjai dengan aman, karena hujan. Hehehehe... The police takut hujan juga, kan the police manusia juga.
Binjai-Medan lalu lintas super padat, dan pas mau lewatin truk dari kanan.... Langsung deh injak rem dengan keras, huffff.... Hampir menghajar drum pembatas jalan. Untung gak kena, kalo nggak malunya itu lho... Gak elit kalee nabrak drum. Apa kata CBRClub Bali, hahahahaaeee....
Akhirnya sampai di rumah dengan aman dan selamat buat ketemu Putri dengan angka speedometer menunjukan 29335,0 yang artinya perjalanan kali ini total km ug ditempuh : 667 km.



 
Medan-Sabang kali ini bukan batal hanya tertunda aja. Artinya masih ada Medan-Sabang seri II.
                                                       Family is the priority !!